
Palangka Raya, 17 Februari 2025- Bank Kalteng telah menjalin kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Palangka Raya (LPPM UPR) untuk melakukan studi kelayakan dalam rangka meningkatkan statusnya menjadi bank devisa. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan Bank Kalteng dalam memenuhi persyaratan dan standar yang ditetapkan oleh otoritas terkait untuk menjadi bank devisa, sehingga dapat memberikan layanan transaksi valuta asing dan mendukung kegiatan ekspor-impor di Kalimantan Tengah.
Kerja sama ini melibatkan tim peneliti dari LPPM UPR yang akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keuangan, operasional, manajemen risiko, dan kepatuhan hukum Bank Kalteng. Hasil dari studi kelayakan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi Bank Kalteng dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengembangan layanan perbankan internasional dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
.jpeg)
Direktur Utama Bank Kalteng menyatakan bahwa kerja sama dengan LPPM UPR merupakan langkah penting dalam upaya ekspansi layanan perbankan dan peningkatan daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Sementara itu, Ketua LPPM UPR mengungkapkan bahwa pihaknya siap mendukung Bank Kalteng melalui penelitian yang komprehensif dan objektif, guna memastikan kesiapan bank dalam menghadapi tantangan sebagai bank devisa.
Dengan adanya studi kelayakan ini, diharapkan Bank Kalteng dapat segera memenuhi persyaratan sebagai bank devisa dan memberikan kontribusi signifikan dalam memfasilitasi transaksi internasional bagi pelaku usaha di Kalimantan Tengah.