
Palangka Raya – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode I dan Kuliah Kerja Nyata Tematik Literasi (KKN-T Literasi) Tahun 2026 pada Rabu, 7 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan pelepasan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala LPPM UPR, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa peserta KKN, panitia pelaksana, serta tamu undangan lainnya. Sebanyak kurang lebih 1.800 mahasiswa bersama 122 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang tersebar di 122 desa pada 7 kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala LPPM UPR, Dr. Herry, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui program KKN, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.



Dr. Herry menekankan bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat menemukan solusi atas berbagai permasalahan di lingkungan tempat pengabdian. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menjaga nama baik Universitas Palangka Raya dengan menjunjung tinggi etika, disiplin, tanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya sinergi antara mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program kerja KKN dapat berjalan secara efektif, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menghasilkan luaran yang berdampak bagi pembangunan daerah.
Melalui pelaksanaan KKN Reguler dan KKN-T Literasi Tahun 2026 ini, Universitas Palangka Raya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, kolaborasi, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.